Langsung ke konten utama

Goyah

Apa yang seharusnya rasa punya?
Seberapa layak rasa hidup?
Bagaimana rasa terobati?
Mengapa rasa terus tumbuh?

Beri aku jawaban
Apakah rasa harus menemukan jawaban?
Atau dia hanya boleh diam menyimpan?
Sering bersalah namun beginilah hati

Aku ingin menikmati hidup dengan waktu ini
Menemukan kebahagiaan bersamanya pula
Melakukan hal konyol dengannya
Bercerita dengan tanpa tahu alurnya
Menyatakan tujuan dengan diskusi-diskusi ringannya

Membuat semakin sesak
Memberi ruang, sama saja itu jahat.
Ikuti ceritanya, menciptakan kegundahan lara
Berusaha diam, menyimpan, memendam
Aku takut tak pergi jua
Mengatakannya apakah akan membuat nyaman? Aman?

Sedih saat rasa hanya disimpan dalam-dalam
Kurasa akan mengalirkan kecemburuan
Tak tega dengan rasa sekarang
Tapi perlu ku utarakan agar menyegarkan
Kupikir perlu kukatakan agar menjadi lega
Tanpa menunggu keterbalasannya
Karena aku hidup dengan jelas
__________________
16 mart | 22:16

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ujung Rasa

Terimakasih rasa Menemukannya memang tak mudah Mengundangnya juga tak mungkin Aku menikmati keindahan mu Ku temukan pula jawabanmu Sepenuh tenaga kumpulkan menjadi tekad Beranikan diri untuk tahu Agar lebih sadar, tidak rabun atau sejenisnya Dia memang memenuhi jiwaku Dan tidak kutemukan di mana untuk keteguhannya Maaf sayang aku goyah Rasaku pada kenyataannya adalah palsu Kenangan-kenangan diingatkan ternyata semu Bisik-bisik panggilannya mulai layu Dibungkus hal sama rata, sama rasa Aku salah mengartikannya Tak banyak yang dibicarakan. Tersadar... Pada akhirnya air yang tertiup angin tidak menciptakan gelombang tinggi Terdengarnya hanya gemercik ombak yang menipis di bibir pantai. (Untuk perasaan yang berani berbicara tidak untuk menduga2) _________________ 20 mart • 03:17