Kamu hanya perlu diam. Menerima hati bermain2 dengan perasaan itu. Mencoba menggodanya dengan segala alasannya. Ikuti sajalah, nanti juga pasti lelah.
Toh, itu cuma fatamorgana saja. Tilik hatimu. Ada yang sedang berusaha untuk kebahagiaan selamanya. Mempersiapkan waktu panjang mu dan kita.
Kalo mau menghibur. Hibur saja hatimu. Buat dia bahagia dengan cekikikan konyolnya. Kamu hanya sedang digoda saja. Diiming2i perasaan sesaat. Dengarkan saja bola matanya. Tuntun, cari jawaban, kemudian telaah lebih dalam. Kamu akan tau sayang...
Hatiku....
Bahkan saat suatu hari nanti jika sudah waktunya perhitungan amal Siapa yg akan menyaksikan atau bercerita ketika aku hidup Jika dia adalah mulut. Dia akan mengatakan "Saat saya sudah berkeluarga dengan Fulan. Saya tidak pernah diajari mengaji" Jika dia adalah tangan Dia akan mengatakan "Saya sudah diajari bagaimana memberi dengan yg berkasih" Jika dia kaki Dia akan mengatakan "Sejauh ini saya blm pernah diajak kepada majelis yg baik" Jika dia adalah seluruh anggota tubuh Dia akan menyaksikan "dibandingkan dengan kebaikan. Saya lebih berjalan sendiri drpd diajari. Saya bergerak krn pesangon dr orang tua" 22,2310
Komentar
Posting Komentar